Jumat, 25 September 2020

SOAL DAN PEMBAHASAN KSM MATEMATIKA 2019


Apa itu Kompetisi Sains Madrasah ?

Kompetisi Sains Madrasah (KSM) adalah sebuah ajang berkompetisi dalam bidang sains yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia.
Kompetisi Sains Madrasah diselenggarakan mulai dari tahun 2012 hingga tahun 2017 dilakukan secara konvensional dan pelaksanaan Kompetisi Sains Madrasah berbasis teknologi dimulai sejak tahun 2018 sampai dengan sekarang.
Proses pendaftaran dan seleksi administrasi hingga pelaksanaan tes memanfaatkan Teknologi Informasi guna meningkatkan akuntabilitas dan transparansi dalam pelaksanaan kompetisi.


Kompetisi Sains Madrasah Online 2020 hanya dibuka untuk Satuan Pendidikan dibawah naungan Kementerian Agama RI yaitu madrasah mulai dari Madrasah Ibtidayah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah (MA)
Peserta selain dari Madrasah yang melakukan pendaftaran Kompetisi akan didiskualifikasi oleh Panitia .

Jadwal Kompetisi Sains Madrasah

Mulai tahun 2012 hingga tahun 2019, Pelaksanaan Kompetisi Sains Madrasah dilakukan berjenjang dari mulai :

  1. KSM Tingkat Satuan Pendidikan
  2. KSM Tingkat Kabupaten/Kota
  3. KSM Tingkat Provinsi
  4. KSM Tingkat Nasional

Namun, dalam rangka mencegah penyebaran Covid-19 pelaksanaan Kompetisi Sains Madrasah pada tahun 2020 dilakukan dalam 2 tahapan yaitu KSM Tingkat Satuan Pendidikan dan KSM Tingkat Nasional.
Tahapan KSM Online Waktu Tempat
KSM Tingkat Satuan Pendidikan 21-30 September 2020 Ditetapkan Madrasah masing-masing
Pendaftaran KSMO Nasional 2020 25 September - 23 Oktober 2020 Klik Disini untuk mendaftar
Uji Coba KSM0 2020 2 - 3 November 2020 Dirumah masing-masing Peserta
KSM0 Nasional 2020 9 - 10 November 2020 Dirumah masing-masing Peserta
Pengumuman Pemenang KSMO 2020 19 November 2020Melalui akun masing-masing lembaga dan portal KSM

sumber : https://ksm.kemenag.go.id/

 

 Kisi kisi KSMO Matematika Madrasah Aliyah 2020

 

Soal dan Pembahasan No 1

 

Soal dan Pembahasan No 2

Soal dan Pembahasan No 3

Soal dan Pembahasan No 4

Soal dan Pembahasan No 5

 

Soal dan Pembahasan No 6

  

Soal dan Pembahasan No 7

 

  


Soal dan Pembahasan No 8

 

Soal dan Pembahasan No 9

 

Soal dan Pembahasan No 10

 

Soal dan Pembahasan No 11

 

Selasa, 28 Juli 2020

HUION H640P


 

 

Spesifikasi Dasar Huion Inspiroy H640P

You have to know, yang pertama kali akan saya kasih tau tentang pen tablet ini adalah teknologi pen yang ditanamkan sudah naik tingkat. Waw, iya Huion kali ini sudah menggunakan teknologi Battery-free (PW100), which is sebelumnya hanya dilakukan oleh Wacom.

Maksudnya apa? Okey, ini penting guys, kalau kamu terbiasa menggunakan grafis tablet Wacom pasti tidak akan asing lagi, pen nya itu sudah ndak perlu pakai baterai kan? It's powerless. Bandingkan dengan teknologi pen tablet yang lain, kita masih harus menyediakan baterai atau paling tidak pen nya masih perlu di cas. Nah, di seri ini Huion sudah mulai berbenah, sehingga pen nya sudah naik tingkat. (FYI, Huion juga menggunakan teknologi yang sama untuk tipe H950P)

Yang kedua Pressure Sensitivity -nya guys, mantap abis, DELAPAN RIBU!!, ya lebih tepatnya 8192 Levels. Sepanjang perjalanan hidup saya -walaupun belum panjang-panjang amat-, baru kali ini ada pen tablet dengan pressure sebesar itu, cmiiw. Hal ini tentu memberikan arti tersendiri pagi para pegiat digital art, semakin besar pressure yang dimiliki oleh tablet grafis, maka presisi gambar akan semakin bagus.

Perbandingan ukuran | Kiri dari atas ke bawah: Wacom CTL672, Wacom CTL472, Huin H640P | Kanan dari atas ke bawah: Wacom Intuos Draw CTL490. Huion H640P, Wacom Intuos Comic CTH490


Huion H640P
Lanjut, kalau dilihat dari keterangan di kardusnya, tablet grafis ini memiliki dimensi 260 x 147 x 8 mm dengan aktif area 160 x 100 mm (sekitar 6 x 4 inci), ukuran yang cukup proporsional sebagai alat bantu gambar. Yang lain standar lah, Resolusi nya 5080LPI, Report Rate nya 233 PPS, Reading Height nya 100mm, memiliki 6 customizable press key, serta bisa di install di Windows 7 keatas dan MacOS 10 keatas.

Berikut saya coba rangkum dalam sebuah tabel agar lebih mudah membacanya:

Spesifikasi Dasar Huion H640P

Keterangan Huion H640P
Dimensi Ukuran 260 x 147 x 8 mm
Aktif Area 160 x 100 mm
6,3 x 3,9 inci
Pressure
Resolusi
Report Rate
Reading Height
8192 Levels
5080 LPI
233 PPS
10 mm
Express Key
Interface
Berat Netto
6 Cuztomizable
Micro USB
277 gram
Garansi 2 Tahun
PT Bintang Indah Cemerlang
Harga Berada pada kisaran Rp 8xx.xxx,-


Kelengkapan Bawaan

For those who are willing to buy this product, kamu akan mendapatkan kelengkapan bawaan diantara nya adalah: Pen, Tablet, USB Cable, Pen Holder, 8 Removable Nibs, Removal Clip, dan Buku Petunjuk.

Kelebihan dan Kekurangan 

Kalau dilihat sekilas, pen tablet ini cukup worth it dengan kelebihan dan kekurangan sebagai berikut:
+ Harga cukup terjangkau
+ Menggunakan teknologi pen terbaru, battery free
+ Plug and Play, tanpa perlu intslasi CD Driver
+ Pressure nya sangat bagus
+ Fisik proporsional
+ Bahan material bagus, bentuk juga elegan
+ Express key nya cukup banyak dan bisa di customize
- Produk baru belum cukup populer
- Belum teruji ketangguhan/kualitas barang nya

Harga

Ini yang barangkali akan membuat kamu cukup tercengang, karena dengan spesifikasi setinggi yang sudah saya jelaskan di atas, Huion hanya membanderol produk ini dengan harga 800an ribu rupiah.

Rabu, 29 April 2015

CONTOH KATA KERJA RANAH KOGNITIF (Cl – C6)


Pengetahuan (Cl)
Pemahaman (C2)
Penerapan (C3)
Analisis (C4)
Sintesis (C5)
Penilaian (C6)
Mengutip
Memperkirakan
Menugaskan
Menganalisis
Mengabstraksi
Membandingkan
Menyebutkan
Menjelaskan
Mengurutkan
Mengaudit
Mengatur
Menyimpulkan
Menelusuri
Mengkategorikan
Menentukan
Memecahkan
Menganimasi
Menilai
Menggambar
Mencirikan
Menerapkan
Menegaskan
Mengumpulkan
Mengarahkan
Membilang
Merinci
Menyesuaikan
Mendeteksi
Mengkategorikan
Mengkritik
Mengidentiflkasi
Mengasosiasikan
Mengkalkulasi
Mendiagnosis
Mengkode
Menimbang
Mendaftar
Membandingkan
Memodifikasi
Menyeleksi
Mengkombinasikan
Memutuskan
Menunjukkan
Menghitung
Mengklasifikasi
Memerinci
Menyusun
Memisahkan
Memberi label
Mengkontrasikan
Menghitung
Menominasikan
Mengarang
Memprediksi
Memberi indek
Mengubah
Membangun
Mendiagramkan
Membangun
Memperjelas
Memasangkan
Mempertahankan
Mengurutkan
Mengkorelasikan
Menanggulangi
Menugaskan
Menamai
Menguraikan
Membiasakan
Merasionalkan
Menghubungkan
Menafsirkan
Menandai
Menjalin
Mencegah
Menguji
Menciptakan
Mempertahankan
Membaca
Membedakan
Menentukan
Mencerahkan
Mengkreasikan
Memerinci
Menyadap
Mendiskusikan
Menggambarkan
Menjelajah
Mengoreksi
Mengukur
Menghafal
Menggali
Menggunakan
Membagankan
Merancang
Merangkum
Menulis
Mencontohkan
Menilai
Menyimpulkan
Merencanakan
Membuktikan
Mencatat
Menerangkan
Melatih
Menemukan
Mendikte
Memvalidasi
Mengulang
Mengemukakan
Menggali
Menelaah
Meningkatkan
Mengetes
Mereproduksi
Mempolakan
Mengemukakan
Memaksimalkan
Memperjelas
Mendukung
Meninjau
Memperluas
Mengadaptasi
Memerintahkan
Memfasilitasi
Memilih
Memilih
Menyimpulkan
Menyelidiki
Mengedit
Membentuk
Memproyeksikan
Menyatakan
Meramalkan
Mengoperasikan
Mengaitkan
Merumuskan

Mempelajari
Merangkum
Mempersoalkan
Memilih
Menggeneralisasi

Mentabulasi
Menjabarkan
Mengkonsepkan
Mengukur
Menggabungkan

Memberi kode

Melaksanakan
Melatih
Memadukan


Meramalkan
Mentransfer
Membatasi


Memproduksi

Mereparasi



Memproses

Menampilkan


Mengaitkan

Menyiapkan



Mensuimulasikan

Memproduksi



Memecahkan

Merangkum



Mel.akukan

Merekonstruksi



Mentabulasi




Menyusun





Memproses





Meramalkan






Dalam ranah kognitif itu terdapat enam aspek atau jenjang proses berfikir, mulai dari jenjang terendah sampai dengan jenjang yang paling tinggi. Keenam jenjang atau aspek yang dimaksud adalah:

  • Pengetahuan/hafalan/ingatan (knowledge) 
Adalah kemampuan seseorang untuk mengingat-ingat kembali (recall) atau mengenali kembali tentang nama, istilah, ide, rumus-rumus, dan sebagainya, tanpa mengharapkan kemampuan untuk menggunkannya. Pengetahuan atau ingatan adalah merupakan proses berfikir yang paling rendah.
Salah satu contoh hasil belajar kognitif pada jenjang pengetahuan adalah dapat menghafal surat al-’Ashar, menerjemahkan dan menuliskannya secara baik dan benar, sebagai salah satu materi pelajaran kedisiplinan yang diberikan oleh guru Pendidikan Agama Islam di sekolah.

  • Pemahaman (comprehension) 
Adalah kemampuan seseorang untuk mengerti atau memahami sesuatu setelah sesuatu itu diketahui dan diingat. Dengan kata lain, memahami adalah mengetahui tentang sesuatu dan dapat melihatnya dari berbagai segi. Seseorang peserta didik dikatakan memahami sesuatu apabila ia dapat memberikan penjelasan atau memberi uraian yang lebih rinci tentang hal itu dengan menggunakan kata-katanya sendiri. Pemahaman merupakan jenjang kemampuan berfikir yang setingkat lebih tinggi dari ingatan atau hafalan.
Salah satu contoh hasil belajar ranah kognitif pada jenjang pemahaman ini misalnya: Peserta didik atas pertanyaan Guru Pendidikan Agama Islam dapat menguraikan tentang makna kedisiplinan yang terkandung dalam surat al-’Ashar secara lancar dan jelas.

  • Penerapan (application) 
Adalah kesanggupan seseorang untuk menerapkan atau menggunakan ide-ide umum, tata cara ataupun metode-metode, prinsip-prinsip, rumus-rumus, teori-teori dan sebagainya, dalam situasi yang baru dan kongkret. Penerapan ini adalah merupakan proses berfikir setingkat lebih tinggi ketimbang pemahaman.
Salah satu contoh hasil belajar kognitif jenjang penerapan misalnya: Peserta didik mampu memikirkan tentang penerapan konsep kedisiplinan yang diajarkan Islam dalam kehidupan sehari-hari baik dilingkungan keluarga, sekolah, maupun masyarakat.

  • Analisis (analysis) 
Adalah kemampuan seseorang untuk merinci atau menguraikan suatu bahan atau keadaan menurut bagian-bagian yang lebih kecil dan mampu memahami hubungan di antara bagian-bagian atau faktor-faktor yang satu dengan faktor-faktor lainnya. Jenjang analisis adalah setingkat lebih tinggi ketimbang jenjang aplikasi.
Contoh: Peserta didik dapat merenung dan memikirkan dengan baik tentang wujud nyata dari kedisiplinan seorang siswa dirumah, disekolah, dan dalam kehidupan sehari-hari di tengah-tengah masyarakat, sebagai bagian dari ajaran Islam.

  • Sintesis (syntesis) 
Adalah kemampuan berfikir yang merupakan kebalikan dari proses berfikir analisis. Sisntesis merupakan suatu proses yang memadukan bagian-bagian atau unsur-unsur secara logis, sehingga menjelma menjadi suatu pola yang yang berstruktur atau bebrbentuk pola baru. Jenjang sintesis kedudukannya setingkat lebih tinggi daripada jenjang analisis. Salah satu jasil belajar kognitif dari jenjang sintesis ini adalah: peserta didik dapat menulis karangan tentang pentingnya kedisiplinan sebagiamana telah diajarkan oleh islam.

  • Penilaian/penghargaan/evaluasi (evaluation) 
Adalah merupakan jenjang berpikir paling tinggi dalam ranah kognitif dalam taksonomi Bloom. Penilian/evaluasi disini merupakan kemampuan seseorang untuk membuat pertimbangan terhadap suatu kondisi, nilai atau ide, misalkan jika seseorang dihadapkan pada beberapa pilihan maka ia akan mampu memilih satu pilihan yang terbaik sesuai dengan patokan-patokan atau kriteria yang ada.

Soal dan Pembahasan materi AKG tingkat Aliyah (MA):

 Soal dan Pembahasan materi AKG tingkat Aliyah (MA): 1. Pedagogik : http://bit.ly/pedagogik-akg-ma 2. Bahasa Inggris : http://bit.ly/inggris...